Pandangan Mengenai Kampanye Politik di Media Sosial

Pandangan Mengenai Kampanye Politik di Media Sosial

Pengaruh media sosial terhadap kehidupan masyarakat semakin besar. Dengan media sosial, masyarakat semakin mudah mengakses ribuan informasi selama terhubung dengan jaringan internet. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat tersebar dengan cepat di media sosial. Termasuk di Indonesia, dimana Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia. Hal ini juga membuat pengguna media sosial Indonesia salah satu yang terbesar pula. Dengan fakta tersebut, banyak orang yang memanfaatkan media sosial selain untuk melakukan komunikasi juga digunakan untuk bertukar informasi, memulai bisnin, hingga sarana untuk melakukan kampanye. Kampanye adalah suatu usaha atau tindakan yang dilakukan untuk mendapatkan pencapaian dukungan. Kampanye ini bisa dilakukan dalam berbagai bidang termasuk politik.

Banyak para calon pejabat yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana berkampanye. Kampanye yang dimaksud adalah dalam upaya mendapatkan dukungan baik saat pemilihan umum legislatif, pemilu calon presiden, mauapun pemilihan umum kepala daerah dan sebagainya. Kampanye tersebut baik dilakukan oleh organisasi, tim sukses, maupun pejabat itu sendiri. Hal ini dikarenakan mereka menilai masyarakat banyak yang aktif dalam menggunakan media sosial. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah dalam menarik simpati masyarakat untuk memilihnya. Dengan menunjukkan berbagai prestasi dan kelebihan yang mereka miliki, masyarakat akan lebih mudah untuk dipengaruhi. Mereka juga bisa menyampaikan mengenai rencana-rencana yang akan diwujudkan setelah terpilih dalam pemilihan umum. Jadi, kampanye tidak hanya dilakukan secara offline saja, namun juga secara online untuk semakin meyakinkan masyarakat mengenai rencana mereka. Kemudian, media sosial juga dapat menaikkan pamor mereka yang akan bersaing dalam pemilihan umum.

Cukup banyak para pejabat pemerintah yang memiliki followers rata-rata ratusan ribu hinggan jutaan followers baik di twitter maupun instagram. Hal ini membuat mereka lebih dikenal daripada pejabat yang tidak aktif di media sosial. Dan bukan tidak mungkin pejabat yang aktif menggunakan media sosial dapat meraih suara yang lebih banyak. Apalagi, dengan adanya media sosial tentu membuka ruang yang luas bagi masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasinya. Masyarakat bisa dengan mudah menyampaikan aspirasi mereka melalui media sosial. Dan aspirasi tersebut juga lebih mudah didengar bagi pejabat yang aktif di media sosial. Hal ini juga bisa menjadi keuntungan bagi pejabat karena bisa mendengar keluhan dan keinginan masyarakat. Namun, dengan adanya media sosial masyarakat juga bisa dengan mudah mengetahui jika ada pejabat yang tertimpa masalah atau kasus. Bahkan, ada juga oknum yang memanfaatkan media sosial untuk menjatuhkan lawan dengan membuat isu yang tidak benar atau hoax.

Sebagai pengguna media sosial, kita harus bisa menyaring mana berita yang benar dan salah dengan mencari informasinya dari http://bengkelbola.org secara detail terlebih dahulu. Sehingga, suasana politik tidak ternodai dengan isu-isu yang tidak benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *